Linkbucks

Wednesday, November 11, 2009

lpj pejam

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN

PENGABDIAN MASYARAKAT LINTAS REGIONAL MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG








Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Januari 2008




DEPARTEMEN SOSIAL
BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2008


LEMBAR PERSETUJUAN LPJ
Nomor: /C-7/Dep.Sosial/BEM FKUB/III/2008

Nama Kegiatan : Pengabdian Masyarakat Lintas Regional Mahasiswa Kedokteran Universitas Brawijaya Malang di Kabupaten Pasir Penajam, Kalimantan Timur.
Tujuan : a. Mendukung pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka peningkatan sumber daya manusia melalui upaya peningkatan pelayanan dan perbaikan kesehatan masyarakat.
b. Melaksanakan salah satu unsur Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat.
c. Berusaha menerapkan dan mengembangakan segala bakat dan pengetahuan mahasiswa dalam proses sosialisasi dengan masyarakat luas.
Sasaran : Mahasiswa FKUB dan penduduk sekitar
Hari, Tanggal : 27-31 Januari 2008
Tempat : Kabupaten Penajam Passer Utara, Kalimantan Timur.
Anggaran Dana : SPP/ DPP : Rp 20.230.000,00
Lain- lain : Rp 36.668.500,00
Total : Rp 55.898.500,00

Malang, 08 Maret 2008
Presiden BEM FKUB Ketua Penmas Lintas Regional


Hikmawan Wahyu S. Herman Bagus Trianto
NIM. 0410710068 NIM. 0410710066

Mengetahui,
Pembantu Dekan III


dr. M. Hanafi, MPH
NIP. 130 819 378


BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang
Keputusan Menteri Mesehatan RI Nomor: 574/Menkes/SK/IV/2000 telah ditetapkan visi Pembangunan Kesehatan yaitu Indonesia Sehat 2010. Visi tersebut mengambarkan bahwa pada tahun 2010, bangsa Indonesia hidup dalam lingkungan yang sehat, berperilaku hidup bersih dan sehat, serta mapu menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata, sehingga memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.
Tingginya angka kematian, terutama kematian ibu dan kematian bayi menunjukkan masih rendahnya kualitas pelayanan kesehatan. Demikian juga dengan tingginya angka kesakitan yang akhir-akhir ini ditandai dengan munculnya kembali berbagai penyakit lama dan merebaknya berbagai penyakit baru bersifat pandemik serta belum hilangnya penyakit-penyakit endemis. Keadaan ini diperparah dengan timbulnya berbagai kejadian bencana karena alam.
Sementara itu, kesehatan sebagai hak asasi manusia ternyata belum menjadi milik setiap manusia Indonesia karena berbagai hal seperti kendala geografis, sosiologis, dan budaya. Kesehatan bagi sebagian penduduk yang terbatas kemampuannya serta yang berpengetahuan dan berpendapatan rendah masih perlu diperjuangkan secara terus-menerus dengan cara mendekatkan akses pelayanan kesehatan dan memberdayakan kemampuan mereka. Di samping itu, kesadaran masyarakat bahwa kesehatan merupakan investasi bagi peningkatan kualitas sumberdaya manusia juga masih harus dipromosikan melalui sosialisasi dan advokasi para pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan (stakeholders) di berbagai jenjang administrasi. Menyimak kenyataan tersebut kiranya diperlukan upaya terobosan yang benar dan memiliki daya ungkit bagi meningkatnya derajat kesehatan bagi seluruh penduduk Indonesia. Untuk itu, Departemen Kesehatan telah merumuskan visi yaitu "Masyarakat yang Mandiri untuk Hidup Sehat", Dengan Misi "Membuat Masyarakat Sehat". Visi dan misi ini akan dicapai melalui strategi:
1. Menggerakkan dan membudayakan masyarakat hidup sehat
2. Meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas
3. Meningkatnya sistem surveilans, monitoring dan informasi kesehatan
4. Meningkatnya pembiayaan kesehatan
Berkaitan dengan strategi tersebut, salah satu sasaran terpenting adalah terwujudnya Desa Siaga seluruh Indonesia. Desa Siaga merupakan gambaran masyarakat yang sadar, mau, dan mampu untuk mencegah dan mengatasi berbagai ancaman terhadap kesehatan masyarakat yang berpotensi menjadi KLB dan berbagai bencana, dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh masyarakat seacara gotong royong. Pengembanganan Desa Siaga ini intinya dalah memberdayakan masyakat agar mau dan mampu untuk hidup sehat. Unutk mewujudjaan itu diperlukan pendampingan untuk proses pembelajarannya.
Di sisi lain Fakultas Kedokteran Brawijaya sedang mengembangkan visi dan misinya. Visi yaitu "Menjadi Institusi Pendidikan Kedokteran dan Ilmu Kesehatan yang Terkemuka dan Bertaraf Internasional", dengan Misi yaitu "Merintis Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat di Bidang Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Terkini serta Bermutu". Dalam hal pengabdian masyarakat FKUB merumuskan strategi bahwa "FKUB menjadi pelopor pemberdayaan kader kesehatan desa dalam penanggulangan kegawatdaruratan kesehatan tingkat dasar". Dengan demikian ada keterkaitan antara Program Nasional dalam hal Desa Siaga dengan program pengabdian masyarakat FKUB. FKUB sadar akan perannya sebagai institusi pendidikan yang tentunya ingin mewujudkan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya ikut mambantu membantu memberdayakan masyarakat dalam mewujudkan "Masyarakat Sehat".
Tambahan pula, peran mahasiswa kedokteran dalam dunia kesehatan menuntut kemampuan mahasiswa kedokteran dalam mengatasi berbagai masalah-masalah kesehatan yang terjadi di masyarakat. Dalam profesi medis, tenaga kesehatan senantiasa berhubungan dengan masyarakat umum. Oleh sebab itu, sudah sepatutnya jika tenaga kesehatan sanggup berkomunikasi dengan baik serta memiliki beragam pengalaman yang mengacu pada kondisi masyarakat dalam lingkup yang cukup luas. Pengalaman tersebut dapat dilakukan melalui proses interaksi secara terbuka pada masyarakat.
Berdasarkan latar belakang di atas, Departemen Sosial BEM FKUB yang merupakan bagian dari organisasi intrakampus merasa ikut berkewajiban untuk membnatu melaksanakan program-program pencapaian Desa Siaga, termasuk slah satunya melatih perangkat desa dalam hal kegawatdaruratan demi pencapaian visi Indonesia Sehat 2010. untuk itu Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya mengadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Lintas Regional di Kabupaten Pasir Penajam, Kalimantan Timur yang pelaksanaannya menjadi tanggung jawab dari mahasiswa, dengan bimbingan dari Bagian Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.



I.2 Tujuan Kegiatan

I.2.1 Tujuan Umum
1. Mendukung pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka peningkatan sumber daya manusia melalui upaya peningkatan pelayanan dan perbaikan kesehatan masyarakat.
2. Melaksanakan salah satu unsur Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat.
3. Berusaha menerapkan dan mengembangakan segala bakat dan pengetahuan mahasiswa dalam proses sosialisasi dengan masyarakat luas.
I.2.2 Tujuan Khusus
1. Melatih kemampuan sosialisasi mahasiswa yang nantinya sangat diperlukan pada saat kita terjun langsung di tengah masyarakat sebagai tenaga medis.
2. Memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa bagaimana kondisi masyarakat dengan berbagai permasalahan kesehatan yang ada, khususnya di daerah sasaran Pengabdian Masyarakat.
3. Membantu masyarakat desa untuk mencapai derajat kesehatan diri dan lingkungan secara optimal, yaitu dengan program desa binaan, melalui praktek percontohan, penyuluhan kesehatan dan pengobatan massal.
4. Memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan di masyarakat.
I.3 Manfaat Kegiatan
1. Mahasiswa FKUB dapat berpartisipasi secara aktif dalam menyukseskan peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas melalui program pengabdian masyarakat ini.
2. Mahasiswa FKUB mampu mengaplikasikan pengetahuan medis praktisnya pada masyarakat luas sebagai bukti darma bakti sosial pada bidang kesehatan.
3. Mahasiswa FKUB dapat melatih kemampuan sosialisasinya secara aktif dalam hubungannya dengan masyarakat secara langsung.
4. Mahasiswa FKUB mampu menimba pengalaman dalam praktek mengatasi berbagai masalah kesehatan dalam masyarakat.
5. Masyarakat desa setempat mendapatkan pelayanan kesehatan secara aplikatif dan bersifat sosial yang dari semuanya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan diri dan lingkungan secara optimal.
BAB II
DESKRIPSI KEGIATAN

2.1 Nama Kegiatan
Kegiatan ini bertajuk : “Pejam: Pengabdian Masyarakat Kabupaten Penajam”.
2.2 Tema Kegiatan
Tema yang akan diangkat pada kegiatan ini adalah “Pengabdian mewujudkan Desa Siaga di Kabupaten Penajam menuju visi Indonesia Sehat 2010”.
2.3 Sasaran Kegiatan dan Kegiatan Umum
2.3.1 Sasaran Kegiatan
Penduduk Kabupaten Pasir Penajam, Kalimantan Timur, khususnya:
• Semua individu dan keluarga di desa yang diharapkan mampu melaksanakan hidup sehat, peduli, dan tanggap terhadap permasalahan kesehatan di wilayah desanya.
• Pihak-pihak yang mempunyai pengaruh terhadap perilaku individu dan keluarga di desa atau dapat menciptakan iklim yang kondusif bagi perubahan perilaku tersebut (yaitu tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, kader desa, dll).
2.3.2 Identifikasi Masalah Kesehatan Masyarakat Setempat dan Intervensi yang Dilakukan
• Water borne disease (malaria, DBD, diare)
o Identifikasi masalah: daerah dekat hutan, air bersih kurang, hygiene yang buruk, masalah sosial ekonomi, 3M tidak dilaksanakan, kurangnya pengetahuan.
o Tindakan:
 Pencegahan primer:
- Bina Keluarga, disertai anjuran untuk datang ke tempat screening dan pengobatan dengan mencatat checklist orang yang suspect DBD dan Malaria.
- Penyuluhan (pencegahan primer dan sekunder)
 Pencegahan sekunder:
- Screening Malaria dengan identifikasi memakai dipstick test.
- Pengobatan massal
• TBC
o Identifikasi masalah: merupakan iceberg phenomena yang ditekankan pada Puskesmas untuk dilakukan pencegahan primer dan sekunder. Pengobatan tidka ada masalah karena Paket TBC sudah disediakan gratis.
o Tindakan:
 Pencegahan primer:
- Bina Keluarga, disertai anjuran untuk datang ke tempat screening dan pengobatan dengan mencatat checklist orang yang suspect TB dan menyerahkan paket mukolitik, ekspektoran, tempat sputum, dan KIE.
- Penyuluhan (pencegahan primer dan sekunder)
 Pencegahan sekunder:
- Screening TB sampai fiksasi dan pewarnaan Zeihl Nielsen serta identifikasi mikroskop.
- Pengobatan massal
• Gizi buruk
o Identifikasi masalah: gizi buruk terjadi karena penduduk tidak mengetahui jenis makanan bergizi sesuai dengan daerah setempat, disertai masalah sosial ekonomi.
o Tindakan:
 Pencegahan primer:
- Bina Keluarga, disertai anjuran untuk mengikuti pengukuran BMI dan konsultasi gizi gratis.
- Penyuluhan, disertai demo memasak dan makan bersama. Materi tentang KMS, ASI eksklusif, makanan tambahan, dan related diseases (marasmus, kwarshiorkor).
 Pencegahan sekunder:
- Pengukuran BMI dan konsultasi gizi gratis.
- Pengobatan massal
• Dokter kecil
o Identifikasi masalah: hygiene buruk dari anak-anak, disertai behavior yang tidak mendukung tumbuh kembang yang optimal, insidensi caries dentis yang menduduki nomor 2 kunjungan puskesmas setelah ISPA.
o Tindakan:
 Pencegahan primer:
- Penyuluhan hygiene diri (kebersihan diri dan lingkungan, makanan bergizi, dan sikat gigi).
 Pencegahan sekunder:
- Early detection penyakit anak, untuk dianjurkan datang pada pengobatan massal.
2.3.3 Kegiatan Umum
Agenda kegiatan yang dilaksanakan mengacu pada pengembangan kriteria Desa Siaga yang masih belum tepenuhi di desa-desa di Penajam Pasir Utara, ialah sebagai berikut.
1. Pengembangan Sistem Surveilans Berbasis Masyarakat
Sasaran dari kegiatan ini adalah mesyarakat umum yang sadar akan pentingnya deteksi dini pada kasus-kasus yang berpotensi menimbulkan keresahan. Sesuai dengan daa epidemiologis setempat, maka program ini akan menekankan pada beberapa penyakit yang angka prevalensinya tinggi di daerah ini, yaitu malaria, demam berdarah dengue, diare, gizi buruk, dan TBC. Namun, beberapa penyakit lainnya juga akan dibahas demi tercapainya kesadaran masyarakat yang optimal. Kegiatannya akan dilaksanakan dalam bentuk Penyuluhan Kesehatan yang akan dibagi menjadi 2, TBC dan beberapa penyakit infeksi lainnya target kepala keluarga, dan Water Borne Disease dan gizi buruk dengan target ibu rumah tangga. Selain itu, kami melaksanakan pula Screening TBC dan malaria sebagai bentuk surveilans sekunder terhadap tenaga kesehatan. Teknik surveilans ini mendapat bimbingan langsung dari Tim Public Health FKUB.
2. Pengembangan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Masyarakat
Target dari kegiatan ini adalah masyarakat umum di desa tersebut. Pengembangan PHBS menekankan pada kondisi setempat yang dilaksanakan dengan Bina Keluarga, mengunjungi ke rumah warga untuk memberi masukan cara hidup bersih dan sehat sekaligus membina tali kekeluargaan dengan masyarakat. Selain itu, bagi anak-anak promosi PHBS dilaksanakan dengan Dokter Kecil yang dilakukan di Sekolah Dasar setempat.
3. Pengembangan Lingkungan Desa yang Sehat
Target dari kegiatan ini adalah masyarakat umum di desa tersebut. Pengembangan lingkungan desa yang sehat dilaksanakan dengan Bina Keluarga yang sekaligus mengampanyekan Gerakan Lingkungan Sehat di rumah-rumah warga.
5. Pengobatan Terpadu
Sasaran dari kegiatan ini adalah penduduk yang merasa sakit, dan akan dilakukan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma, terutama diperuntukkan untuk masyarakat miskin. Selain itu, acara ini disertai dengan screening malaria (dipstick) dan TB (Zeich Nielsen), pengukuran BMI dan konsultasi gratis gizi kesehatan oleh Ahli Gizi dari FKUB.
6. People interaction
Sebagai sarana pengakraban masyarakat dan mahasiswa FKUB. Kegiatan yang kami lakukan bersama warga desa antara lain: kerja bakti lingkungan dan bermain sepak bola dengan warga khususnya anak- anak. Kegiatan ini kami lakukan di saat waktu- waktu kosong tidak ada kegiatan.
2.3.4 Jadwal Pelaksanaan Acara
• Hari 1
o Bina Keluarga
o Promosi PHBS
o Pengembangan lingkungan desa yang sehat
o Monitoring faktor penyebab dan predisposisi penyakit malaria, DBD, Diare, dan TBC di dalam rumah penduduk
o Anjuran untuk datang ke screening dan pengobatan dengan mencatat checklist orang yang suspect DBD dan malaria
o Anjuran untuk datang ke screening dan pengobatan dengan mencatat checklist orang yang suspect TB dan menyerahkan paket mukolitik, ekspektoran, dan tempat sputum dan KIE
o Anjuran untuk mengikuti pengukuran BMI dan konsultasi gizi gratis
o Promosi kegiatan-kegiatan Penmas
• Hari 2
o Dokter Kecil
o Promosi PHBS
o Penyuluhan hygiene diri (kebersihan diri dan lingkungan, makanan bergizi, perawatan luka, dan sikat gigi)
o Early detection penyakit anak, untuk dianjurkan datang pada pengobatan masal
o Praktik sikat gigi dan cuci tangan bersama
o Promosi kegiaan-kegiatan Penmas
o Penyuluhan Ibu-Ibu
o Pengembangan sistem surveilans berbasis masyarakat
o Materi water borne disease dan gizi buruk
o Demo membuat oralit dan MODISCO
• Hari 3
o Pengobatan Terpadu
o Pengobatan masal
o Screening malaria (dipstick) dan TB (Zeihl Nielsen) setelah ditemukan tanda-tanda klinis pada saat bina keluarga maupun anamnesa dan pemeriksaan fisik
o Pengukuran BMI dan kosultasi gratis gizi kesehatan
o Penyuluhan Bapak-bapak dan Remaja Putra
o Pengembangan sistem surveilans berbasis masyarakat
o Materi TBC
o Disertai dengan sedikit materi IRA atas dan bawah
o Pemeriksaan dan Pelaporan Laboratorium Hasil Screening
o Interpretasi hasil screening dengan melakukan pengecatan BTA untuk suspect TBC dan interpretasi dipstick untuk suspect malaria. Hasil kemudian dilaporkan dalam bentuk hardcopy dan softcopy.
o Dilaksanakan di Puskesmas yang menyediakan fasilitas yang diperlukan
o
2.4 Pelaksanaan Kegiatan
Waktu : 27 – 31 Januari 2008
Tempat : Kabupaten Penajam Passer Utara, Kalimantan Timur

2.5 Susunan Acara
(terlampir)

2.6 Susunan Kepanitiaan
(terlampir)

2.7 Evaluasi Kegiatan
(terlampir)

2.8 Laporan Keuangan
(terlampir)

2.9 Dokumentasi Kegiatan
(terlampir)



BAB III
PENUTUP

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Lintas Regional ini adalah kegiatan sosial yang dilandasi dengan aplikasi kesehatan yang mengarah pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Selain itu diharapkan berpengaruh banyak pada kondisi lingkungan kesehatan yang merupakan salah satu faktor penting dalam optimalisasi medis.
Mahasiswa FKUB mengemban misi untuk berusaha mengaplikasikan ilmu pengetahuan medis praktis yang telah didapat. Selain itu juga sebagai wujud nyata sosialisasi dengan masyarakat dalam peranannya sebagai tenaga medis.
Demikian laporan ini kami susun. Terima Kasih yang sebesar- besarnya kami ucapkan kepada segenap civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Kaltim, Dinas Kesehatan Kabupaten PPU Kaltim, BEM FKUB Universitas Mulawarman, serta sponsorship dan donatur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Pada akhirnya dengan Ridho dan Rahmat Allah SWT semoga agenda kegiatan Pengabdian Masyarakat dapat dilanjutkan di tahun- tahun mendatang dan semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua. Amin.


















LEMBAR KENDALI EVALUASI BERSAMA KEGIATAN

Nama Kegiatan : Pengabdian Masyarakat Lintas Regional Mahasiswa Kedokteran Universitas Brawijaya Malang di Kabupaten Pasir Penajam, Kalimantan Timur.
Tujuan : a. Mendukung pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka peningkatan sumber daya manusia melalui upaya peningkatan pelayanan dan perbaikan kesehatan masyarakat.
b. Melaksanakan salah satu unsur Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat.
c. Berusaha menerapkan dan mengembangakan segala bakat dan pengetahuan mahasiswa dalam proses sosialisasi dengan masyarakat luas.
Sasaran : Mahasiswa FKUB dan penduduk sekitar
Hari, Tanggal : 27-31 Januari 2008
Tempat : Kabupaten Penajam Passer Utara, Kalimantan Timur.
Hasil Evaluasi : a. Diterima mutlak
b. Diterima dengan syarat
c. Ditolak
Catatan : ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Tim SC Ketua Pelaksana


Herwindo Pudjo B Herman Bagus Trianto
NIM. 0410710067 NIM. 0410710066
Mengetahui,
Presiden BEM FKUB


Hikmawan Wahyu S.
NIM. 0410710068
Lampiran 1
SUSUNAN ACARA

Sabtu, 26 Januari 2008
No Waktu Kegiatan
1 - 10.00 WIB Kumpul
2 10.00 - 11.00 Pelepasan oleh Dekan FKUB
3 11.00 - 12.00 Check perlengkapan
4 12.00 - 15.00 Ke Bandara Juanda Surabaya
5 15.00 - 17.50 Check in
6 17.50 - 19.50 Perjalanan ke Balikpapan
7 21.00 WITA Menuju penginapan
8 22.00 - Istirahat

Minggu, 27 Januari 2008
No Waktu Kegiatan
1 05.00 - 07.00 WITA Sholat Subuh + Bersih Diri
2 07.00 - 08.00 Sarapan pagi
3 08.00 - 10.00 Perjalanan ke Kantor Bupati
4 10.00 - 11.00 Sambutan oleh Bapak Bupati Penajam Passer Utara
5 11.00 - 12.00 Ishoma + persiapan menuju masing-masing kecamatan
6 12.00 - 14.00 Perjalanan menuju masing-masing kecamatan
7 14.00 - 15.15 Istirahat, Sholat, Bersih Diri
8 15.15 - 15.30 Persiapan Bina Keluarga I
9 15.30 - 17.00 Bina Keluarga I
10 17.00 - 18.30 Istirahat + Sholat Maghrib
11 18.30 - 20.00 Makan malam + Sholat Isya'
12 20.00 - Istirahat

Senin, 28 Januari 2008
No Waktu Kegiatan
1 05.00 - 06.00 WITA Sholat Subuh + Bersih Diri
2 06.00 - 07.30 People Interaction
3 07.30 - 08.15 Sarapan Pagi
4 08.15 - 11.15 Dokter Kecil
5 11.15 - 12.45 Ishoma
6 12.45 - 13.00 Persiapan Bina Keluarga II
7 13.00 - 14.30 Bina Keluarga II
8 14.30 - 15.30 Istirahat + sholat
Persiapan penyuluhan Ibu-ibu
9 15.30 - 17.30 Penyuluhan Ibu-ibu
10 17.30 - 19.00 Bersih Diri + Sholat Maghrib
11 19.00 - 20.00 Makan malam + Sholat Isya'
12 20.00 - Istirahat





Selasa, 29 Januari 2008
No Waktu Kegiatan
1 05.00 - 07.00 WITA Sholat Subuh + Bersih Diri
2 07.00 - 07.45 Sarapan Pagi
3 07.45 - 08.00 Persiapan Pengobatan Terpadu
4 08.00 - 12.00 Pengobatan Terpadu
5 12.00 - 13.00 Ishoma
6 13.00 - 14.30 Bersih-bersih tempat pengobatan
7 14.30 - 15.15 Sholat + Bersih Diri
8 15.15 - 15.30 Persiapan penyuluhan Bapak-bapak
9 15.30 - 17.30 Penyuluhan Bapak-bapak
10 17.30 - 19.00 Istirahat + Sholat Maghrib
11 19.00 - 20.00 Makan malam + Sholat Isya'
12 20.00 - Istirahat ( + Packing dan persiapan laporan)

Rabu, 30 Januari 2008
No Waktu Kegiatan
1 05.00 - 06.00 WITA Sholat Subuh + Bersih Diri
2 06.00 - 07.30 People Interaction
3 07.30 - 08.15 Sarapan Pagi
4 08.15 - 08.30 Persiapan menuju Kantor Bupati
5 08.30 - 10.00 Perjalanan menuju Kantor Bupati
6 10.00 - 11.00 Laporan kegiatan ke Bupati + Penutupan
7 11.00 - 12.30 Menuju Samarinda
8 12.30 - 13.30 Ishoma
9 13.30 - 15.30 Singgah di Bukit Bangkirai ( + Sholat)
10 15.30 - 16.30 Perjalanan dilanjutkan
11 16.30 - 17.30 Penyambutan oleh FK Unmul + Keliling
12 17.30 - 19.00 Menuju Wisma, Sholat + Bersih Diri
13 19.00 - 22.00 Social Program Samarinda
14 22.00 - Istirahat

Kamis, 31 Januari 2008
No Waktu Kegiatan
1 05.00 - 06.00 WITA Sholat Subuh + Bersih Diri
2 06.00 - 07.30 Pertandingan Futsal Persahabatan
3 07.30 - 08.15 Sarapan Pagi
4 08.15 - 09.00 Studi Banding
5 09.00 - 10.30 Bincang-bincang Unibraw-Unmul pt. 1
6 10.30 - 12.00 Bincang-bincang Unibraw-Unmul pt. 2
7 12.00 - 12.30 Penutupan Acara Studi Banding
8 12.30 - 13.30 Ishoma Bersama
9 13.30 - 15.30 Perjalanan menuju Balikpapan
10 15.30 - 16.30 Sholat + Beli oleh-oleh di Kebun Sayur
11 16.30 - 17.00 Perjalanan ke Bandara Sepinggan
12 17.00 - 19.00 Check in
13 19.00 - Kembali ke Malang



Lampiran 2
Susunan Kepanitiaan
Pelindung : Dekan FKUB
dr. Samsul Islam, M.Kes,SpMK
Penasihat : Pembantu Dekan III
dr. M. Hanafi, MPH
Penanggung Jawab : Presiden BEM FKUB
Hikmawan Wahyu S (0410710068)
Stering commitee : Herwindo Pudjo B (0410710067)
Risma Karlina (0410710127)
Holipah (0410710069)
Ketua : Herman Bagus Trianto (0410710066)
Sekretaris : Anindita Tri W. (0510730007)
Bendahara : Bethasiwi P. (0610710019)
Sie Pemdis : Bayu Lestari (0410710023)
Farid Setyono (0410710054)
Fatimatus Z. (0410710055)
Ernawati (0410730021)
Aulia Rahmi (0510710024)
Michael Lumintang (0410710092)
Irfan Agus Salim (0410710077)
Dwi Kartikasari (0410730016)
Dhita Febri (0410720011)
Muladefi C. (0410720030)
Iwal Reza Ahdi (0410710079)
Putri Wulan Akbar (0410710110)
Sie Humas : Trianggono Bagus A. (0610710133)
Muhammad Anshory (0410710066)
Hendar Nugrahadi (0410710064)
Andre (0410710010)
Wahyu Endah (0410710146)
Sie Acara : Rusandri Gandhi N. (0610710120)
Ryzta Sekar S. (0610713068)
Adrian Yusdianto (0510710003)
Rahmah Yudhi (0610710106)
Ahmad Nur Aulia (0610710005)
I Gede Made Oka (0610713042)
Ervan Leo (0610710043)
Sie Properti : Aditya Guna W.P (0510710002)
Andri A. W. (0610710014)
Mahendra (0510710084)
Kristia Fahmi (0410710082)
Sie Pubdok : Putri Primawardani (0510710104)
Reza Yogaswara (0410710123)
Galih Manggala (0410710059)
Sie Transportasi : Fiski Purantoro (0610710053)
Anindita Eka P. (0410710012)
Devi Zandra Jessica (0610710028)
Sie Konsumsi : Fitria Chrusta K. (0610723010)
Rifka (0610720040)
Sie Akomodasi : Anisa Rizki (0510710016)
Dicky Faizal I. (0510710041)
Ima Maria (0610710063)
Sie Danus : Handaria Maulidasari (0410710062)
Ananda Mufti (0510730004)
Sulung Breilyan (0610713074)
Irma Selekta Vera (0610710067)
Marsha Dechastra (0610710081)
Nur Dhesti Amalia (0510730047)
Sie Kestari : Dewi Sri W. (0610710031)
Andika Agus (0610710013)















Lampiran 3
EVALUASI KEGIATAN
Tim Survey
Kinerja
• Survey tempat, perlengkapan, dan peralatan di masing- masing desa yang akan digunakan untuk kegiatansehingga perlengkapan yang belum tersedia dapat dibawa dari Malang
• Sosialisasi kegiatan ke Pemerintah Kabupaten PPU Kaltim dan Dinas Kesehatan serta pihak Puskesmas desa yang akan ditempati
• Mengurus perijinan kegiatan kepada pihak terkait
Faktor Pendukung
Pemerintah Kabupaten PPU Kaltim, Dinkes dan Puskesmas sangat mendukung dan membantu terlaksananya kegiatan
Kendala
• Jarak antar desa berjauhan sehingga membutuhkan waktu yang lama
• Keterbatasan waktu sehingga data yang dibutuhkan kurang lengkap
Solusi
• Memanfaatkan waktu yang ada sebaik mungkin untuk memperoleh data
• Membina hubungan baik dengan pihak terkait (Pemkab, Dinkes, Ka.Puskesmas) sehingga data selanjutnya dapat diperoleh melalui telepon
Sie Danus
Kinerja
Mencari dana kegiatan
Faktor pendorong
1. Banyaknya donatur yang berpartisipasi
2. Para anggota danus yang loyal
3. Motivasi yang tinggi
Faktor penghambat
1. Kurangnya sumber daya manusia
2. Kesibukan dari masing-masing anggota
3. Sulitnya mencari sponsor
Solusi
1. Diharapkan bila akan mengadakan kembali kegiatan ini, mencari anggota tim yang solid dan loyal terutama dalam pencarian dana
2. Lebih dipikirkan kembali sumber dana yang masuk
Sie Kestari
Kinerja
Membuat proposal, LPJ, surat-surat, dan sertifikat.
Faktor Pendukung
Kerjasama yang baik dari seluruh panitia.
Faktor Penghambat
1. Biaya pembuatan proposal sponsor yang mahal.
2. Jumlah anggota sie kestari sedikit
Solusi
1. Meningkatkan koordinasi antar sie
2. Mendesain proposal sponsor dan sertifikat yang pembuatannya tidak memakan biaya terlalu banyak.
Sie Pubdok
Kinerja
1. Membuat poster, spanduk, nametag, leaflet, stempel
2. Dokumentasi kegiatan
Faktor pendukung
1. Kerjasama yang solid antar anggota pubdok.
2. Kerjasama yang baik dengan sie yang lain.
Faktor penghambat
Minimnya jumlah anggota.
Solusi
Menambah jumlah anggota.
Sie Pemdis
1. Bina Keluarga
Hambatan:
1. Kurangnya informasi mengenai keadaan lapangan sebelum kegiatan dimulai.
2. Beberapa keluarga yang dikunjungi salah pengertian dengan maksud kedatangan panitia.
3. Tidak adanya standarisasi secara detail mengenai materi yang akan disampaikan maupun standarisasi teknis secara umum.
4. Kurangnya penguasaan materi bina keluarga oleh panitia
Waktu pelaksanaan kegiatan: hari Minggu dan Senin, 27-28 Januari 2008, jam kondisional masing-masing desa.
Hasil: terlaksana dengan baik dengan indikator cakupan jumlah keluarga masing-masing desa sesuai target awal (105 KK).
2. Dokter Kecil
Hambatan:
1. Kurangnya informasi mengenai keadaan lapangan sebelum kegiatan dimulai.
2. Kurangnya sarana dan prasarana sekolah sehingga tidak semua kegiatan sesuai dengan konsep awal
3. Kesiapan dari segi materi yang akan disampaikan, jumlah sikat gigi dan perlengkapan lain yang masih terbatas.
4. Pada saat sampai di lokasi, panitia masih belum tahu SD mana yang akan dijadikan tempat penyelenggaraan dokterkecil dan apa fasilitas yang tersedia.
Waktu pelaksanaan kegiatan: hari Senin, 28 Januari 2008, pukul 08.30-selesai WITA.
Hasil: terlaksana dengan baik dengan indikator nilai pretes, postes, jumlah peserta, antusiasme peserta dokter kecil.
3. Penyuluhan Ibu-ibu
Hambatan:
1. Kurangnya informasi mengenai keadaan lapangan sebelum kegiatan dimulai.
2. Ada peserta yang buta huruf sehingga sulit dalam mengerjakan pretes/postes
3. Kurangnya penguasaan materi oleh tim penyuluh yang terdiri dari pemateri dan team ahli.
4. Kondisi tempat penyuluhan yang terbatas dan tidak kondusif sehingga materi belum bisa tersampaikan dengan baik.
Waktu pelaksanaan kegiatan: hari Senin, 28 Januari 2008, pukul 16.00 WITA (kondisional)
Hasil: terlaksana dengan baik dengan indikator nilai pretes, postes, dan antusiasme peserta penyuluhan cukup baik.
4. Penyuluhan Bapak-bapak
Hambatan:
1. Kurangnya informasi mengenai keadaan lapangan sebelum kegiatan dimulai.
2. Ada peserta yang buta huruf sehingga sulit dalam mengerjakan pretes/postes
3. Kurangnya penguasaan materi oleh tim penyuluh yang terdiri dari pemateri dan team ahli.
4. Waktu pelaksanaan yang molor dari rencana awal (40 menit) dikarenakan masih banyaknya peserta yang belum datang atau belum memasuki ruangan.
Waktu pelaksanaan kegiatan: hari Selasa, 29 Januari 2008, pukul 20.00 WITA (kondisional)
Hasil: terlaksana cukup baik dengan indikator nilai pretes, postes, dan antusiasme peserta penyuluhan cukup baik.
5. Pengobatan Terpadu
Hambatan:
1. Kurangnya informasi mengenai keadaan lapangan sebelum kegiatan dimulai.
2. Ada beberapa jenis obat yang tidak disediakan atau kurang jumlahnya (antibiotik atau antijamur)
3. Hambatan teknis sebelum berangkat ke lokasi pengobatan
4. Kurangnya fasilitas laboratorium yang tersedia di lapangan.
Waktu pelaksanaan kegiatan: hari Selasa, 29 Januari 2008, pukul 08.00-12.00 WITA (kondisional)
Hasil: terlaksana dengan baik dengan indikator jumlah peserta pengobatan yang hadir di atas target awal (100 orang), teknis pengobatan berjalan sesuai konsep awal.
Sie Transport
Kinerja
Menyediakan segala kebutuhan transportasi yang berkepentingan dengan Pengmas, meliputi:
1. Transportasi pencarian dan pengambilan keperluan Pengmas meliputi dana sponsorship dalam dan luar kota, tiket pesawat, dll.
2. Mobilisasi peserta Pengmas mulai dari pemberangkatan sampai kembali lagi ke FKUB yang meliputi:
a. Perjalanan peserta dari FKUB menuju Bandara Juanda Surabaya menggunakan bis yang disewa dari Universitas Brawijaya.
b. Perjalanan peserta dari Surabaya menuju Balikpapan menggunakan maskapai penerbangan Lion Air.
c. Perjalanan peserta dari tempat peristirahatan sementara di Balikpapan menggunakan mobil bantuan dari salah satu peserta pengmas.
d. Perjalanan peserta ke tempat lokasi Pengmas yang terletak di Penajam Paser Utara menggunakan kendaraan bantuan Pemkot setempat. Lokasi Pengmas dibagi menjadi 3 desa yang berbeda dan semua mobilisasi dari dan ke tempat berkumpulnya eserta difasilitasi oleh pemerintah setempat.
e. Perjalan peserta dari Penajam Paser Utara ke Samarinda menggunakan bis bantuan Unmul.
f. Perjalanan peserta dari Samarinda ke Bandara Balikpapan menggunakan bis bantuan Unmul.
g. Perjalanan peserta dari Balikpapan ke Surabaya menggunakan maskapai penerbangan Mandala.
h. Perjalanan peserta dari Bandara Juanda ke FKUB menggunakan bis yang disewa dari Universitas Brawijaya.
Kendala
Rencana awal mobilisasi peserta Pengmas dari Malang ke tempat Pengmas di Kalimantan menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU. Tetapi setelah mencoba melobi berulang-ulang ternyata gagal karena harus melewati beberapa prosedur yang sulit.
Rencana kedua mobilisasi peserta Pengmas akan menggunakan kapal laut nilik TNI AL. Tetapi sama halnya seperti TNI AU, harus melalui beberapa prosedur yang sulit sehingga tidak jadi menggunakan kapal laut milik TNI AL.
Solusi
Karena kedua alternatif gagal, maka diputuskan untuk menggunakan pesawat komersiil meskipun menyebabkan beban anggaran Pengmas membengkak.
Sie Humas
Kinerja
Menghubungi pihak-pihak terkait sehubungan dengan jalannya acara
Faktor Pendukung
Kerja konsumsi sangat terbantu dengan adanya kerjasama antar sesama panitia
Faktor Penghambat
Jarak yang jauh sehingga mengakibatkan humas berjalan lambat terbentur sehingga terjadi miskomunikasi
Solusi
Pengefektifan survey
Lebih mengintenskan hubungan via telepon, surat, dan internet
Sie Acara
Kinerja
1. Memastikan jadwal acara selama di Kalimantan.
2. Menjadi timer.
3. Evaluasi setiap acara penmas.
Faktor Pendukung
Adanya kerjasama yang baik antar panitia penmas
Faktor Penghambat
1. Banyak jadwal acara selama penmas yang tidak tepat waktu karena harus disesuaikan dengan waktu bisa tidaknya penduduk di masing-masing desa.
2. Waktu pemberangkatan dari FKUB molor karena tidak diperkirakan adanya waktu untuk mobilisasi barang-barang bawaan.
3. Jumlah siswa waktu dokcil lebih banyak dari perkiraan sehingga souvenir dan kue kurang.
Solusi
1. Membuat jadwal baru dengan waktu yang sudah disesuaikan.
2. Kuenya dibagi-bagi dalam jumlah sedikit dan dijadikan hadiah.
Sie Properti
Kinerja
Menyediakan properti sebelum dan selama kegiatan
Faktor Pendukung
Kerja konsumsi sangat terbantu dengan adanya kerjasama antar sesama panitia
Faktor Penghambat
Jumlah anggota sie konsumsi kurang
Saran
Lebih merencanakan dan mengalokasikan dengan baik properti yang digunakan
Sie Konsumsi
Kinerja
Menyediakan konsumsi sebelum dan selama kegiatan.
Faktor Pendukung
Kerja konsumsi sangat terbantu dengan adanya kerjasama antar sesama panitia.
Faktor Penghambat
Jumlah anggota sie konsumsi kurang sehingga terdapat salah satu desa, yaitu Desa Tanjung yang tidak memiliki sie konsumsi.
Solusi
Adanya panitia lain yang membantu dengan merangkap sebagai sie konsumsi.
Sie Akomodasi
Faktor penghambat
• Jarak rumah warga dengan penginapan sangat jauh
• Kondisi Air yang kurang memadai dan kurang mencukupi
Solusi
• Menyewa kendaraan puskesmas untuk menjangkau rumah warga
• Membeli air mineral untuk minum dari luar desa
• Membeli air mandi dari luar desa




Lampiran 4
LAPORAN KEUANGAN

Pemasukan
SPP/ DPP Rp 20.230.000,00
Rektorat Rp 1.000.000,00
Donatur Rp 11.500.000,00
Sponsorship
Kementrian PDT Rp 3.600.000,00
Peti Kemas Rp 5.000.000,00
PT.Pelindo Rp 1.000.000,00
Iuran panitia/peserta Rp 12.400.000,00
Penjualan barang bekas Rp 1.168.500,00
Total Pemasukan Rp 55.898.500,00

Pengeluaran
Kesekretariatan
Proposal Sponsorship Rp 155.400,00
Penggandaan proposal Rp 63.500,00
Jilid spiral proposal Rp 84.500,00
Tinta Rp 40.000,00
Sertifikat Rp 28.800,00
Stempel Rp 40.000,00
Foto copy Rp 42.600,00
Print warna Rp 50.000,00
Foto copy surat donatur Rp 94.900,00
Rp 599.700,00
Konsumsi
Konsumsi desa Tanjung Rp 855.000,00
Konsumsi desa Sepaku III Rp 1.450.000,00
Konsumsi desa Sebakung Jaya Rp 1.385.750,00
Konsumsi pulang (31 Jan ’08) Rp 625.000,00
Nasi kotak Rp 6.000,00
Nasi bungkus Rp 138.500,00
Air mineral Rp 64.000,00
Rp 4.524.250,00
Transportasi
Tiket berangkat Rp 18.309.000,00
Tiket tambahan Rp 1.947.000,00
Tiket pulang Rp 12.725.000,00
Airport tax berangkat Rp 1.380.000,00
Airport Tax pulang Rp 1.320.000,00
Parkir bus di Bandara Juanda Rp 14.000,00
Tol porong Rp 11.000,00
Bus Unibraw Rp 1.860.000,00
Ambulance desa Sepaku III Rp 220.000,00
Transportasi penyebrangan Rp 200.000,00 Rp 37.986.000,00
Akomodasi
Air mandi desa Tanjung Rp 60.000,00
Rp 60.000,00

Publikasi dan Dokumentasi
Foto copy Rp 175.800,00
Poster Rp 66.000,00
Spanduk Rp 300.000,00
Leaflet Rp 240.000,00
Vandel Rp 120.000,00
Spanduk printing Rp 189.000,00
Name tag Rp 100.000,00
Kaset Video Rp 60.000,00
Perbaikan Handycam Rp 612.000,00
Rp 1.862.800,00
Dana usaha
Kaos + Pin peserta Rp 1.352.000,00
Rp 1.352.000,00
Properti
Lakban Rp 5.000,00
Souvenir Rp 375.000,00
Baterai ABC Rp 34.000,00
Rp 414.000,00
Acara
Buku tulis Rp 168.000,00
Kertas bungkus coklat Rp 3.600,00
Kue Rp 194.000,00
Rp 365.600,00
Pemdis
Beli peralatan Rp 147.300,00
Foto copy etiket Rp 2.500,00
Obat- obatan 3 x @ 943.000 Rp 2.829.000,00
Foto copy buku panduan penmas Rp 83.300,00
Lakban Rp 7.500,00
Object glass & lancet Rp 77.500,00
Tissue 6 roll Rp 10.000,00
Kertas label Rp 4.000,00
Pipet 12 buah Rp 12.000,00
Foto copy pre test & post test Rp 100.000,00
Perlengkapan dokcil Rp 132.100,00
Paket pengecatan malaria Rp 89.750,00
Profilaxis Rp 65.650,00
Masker & buffer pro Giemsa Rp 62.500,00
Plastik klip & sendok bebek Rp 81.000,00
Sikat gigi Rp 949.250,00
Rp 4.653.350,00

Total Pengeluaran Rp 51.817.700,00
Sisa Dana Kegiatan Rp 4.080.800,00










Lampiran 5

DOKUMENTASI KEGIATAN


















































DAFTAR HADIR PANITIA
PENGABDIAN MASYARAKAT LINTAS REGIONAL
KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA, KALIMANTAN TIMUR

NO NAMA NIM TTD
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
51.
52.
53. Hikmawan Wahyu S
Holipah
Herman Bagus Trianto
Anindita Tri W.
Bethasiwi P.
Bayu Lestari
Farid Setyono
Fatimatus Z.
Ernawati
Aulia Rahmi
Michael Lumintang
Irfan Agus Salim
Dwi Kartikasari
Dhita Febri
Muladefi C.
Iwal Reza Ahdi
Putri Wulan Akbar
Trianggono Bagus A.
Muhammad Anshory
Hendar Nugrahadi
Andre
Wahyu Endah
Rusandri Gandhi N.
Ryzta Sekar S.
Adrian Yusdianto
Rahmah Yudhi
A. Nur Aulia
I Gede Made Oka
Ervan Leo
Aditya Guna W.P
Andri A. W.
MahendrA
Kristia Fahmi
Putri Primawardani
Reza Yogaswara
Galih Manggala
Fiski Purantoro
Anindita Eka P.
Devi Zandra Jessica
Fitria Chrusta K.
Rifka
Anisa Rizki
Dicky Faizal I.
Ima Maria
Handaria Maulidasari
Ananda Mufti
Sulung Breilyan
Irma Selekta Vera
Marsha Dechastra
Ahmad Nur Aulia
Nur Dhesti Amalia
Dewi Sri W.
Andika Agus

(0410710068)
(0410710069)
(0410710066)
(0510730007)
(0610710019) (0410710023) (0410710054) (0410710055) (0410730021) (0510710024) (0410710092) (0410710077) (0410730016) (0410720011) (0410720030) (0410710079) (0410710110) (0610710133) (0410710066) (0410710064) (0410710010) (0410710146) (0610710120) (0610713068) (0510710003) (0610710106)
(06107100
(0610713042) (0610710043)
(0510710002) (0610710014)
(0510710084) (0410710082) (0510710104) (0410710123) (0410710059) (0610710053) (0410710012) (0610710028) (0610723010) (0610720040) (0510710016) (0510710041) (0610710063)
(0410710062) (0510730004) (0610713074) (0610710067) (0610710081) (0610710005) (0510730047) (0610710031) (0610710013)

No comments:

Post a Comment