Linkbucks

Wednesday, November 01, 2017

MGU SITO 2017

Infeksi Hepatitis B menimbulkan tantangan baik dalam bidang kesehatan maupun sosial ekonomi. Cepatnya penyebaran dan perjalanan penyakit dengan berbagai komplikasinya menuntut perkembangan ilmu dan riset kesehatan untuk mengatasinya. Jangan lewatkan *Malang Gastroenterohepatology Update -  Single Topic* *Tema: Current Approach on Management of Hepatitis B Infection Focused on Nucleoside Analog (NA)* *Atria Hotel & Conference, 19 November 2017* Narahubung: Denis: 0821-4300-0974 Arin: 0856-5551-6486 Demikian. Terima kasih.

Saturday, September 16, 2017

Seminar Awam Rematik

Jangan lewatkan !! *SEMINAR AWAM DAN TANYA JAWAB SEPUTAR PENYAKIT REUMATIK*, yang membahas tentang : -Apa itu penyakit reumatik? -Bagaimana pengobatan penyakit reumatik yg benar? Seminar ini dibawakan oleh : -Prof. Dr. dr. Handono Kalim, SpPD-KR -dr. B.P. Putra Suryana, SpPD-KR -dr. C. Singgih Wahono, SpPD-KR Selain seminar, ikuti juga SENAM REUMATIK yg dimeriahkan oleh anggota PERMARI. Acara diselenggarakan pada : *Minggu, 8 Oktober 2017* *_Pukul 07.00-selesai_* *_Gedung Graha Medika lt. 2_* *_Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya_* Kontribusi untuk acara : Rp 10.000,- Info lebih lanjut hubungi : Dr. Ayu (085379738717) Dr. Iin (081333737080)

Tuesday, July 18, 2017

KONAS XIII DAN ANNUAL MEETING PERNEFRI 2017

KONAS XIII dan Annual Meeting PERNEFRI 2017 mengusung tema: Meningkatkan Profesionalisme dalam Bidang Nefrologi dan Hipertensi Malang, 21-23 September 2017 di Harris Hotel & Convention Malang PROGRAM ILMIAH Workshop Kuliah Pakar Simposium WORKSHOP - CAPD (Demo) - Vascular Intervention (Demo) - Kidney Transplantation (Demo) - Continuous Renal Replacement Therapy (Demo) - Hypertension (Case base study) Makalah Bebas Oral (MBO) Young Investigation Award (YIA) Makalah Bebas Poster (MBP) PhD Disertation Contact Person: dr. Achmad Rifa'i, SpPD: 081252651083 Tia: 08123310424 Winda: 085646449088

Sunday, July 02, 2017

KONKER PAPDI XIV

Dalam rangka meningkatkan kompetensi & kompetisi dokter Indonesia di era Jaminan Kesehatan Nasional dan masyarakat ekonomi ASEAN, PAPDI yang bekerja sama dengan SMF IPD FKUB/RSSA menyelenggarakan: Simposium & Workshop "KONKER XIV PAPDI" Tanggal: 13-16 Juli 2017 Tempat: Ijen Suites Resorts & Convention, Malang, Jawa-timur Eksplorasi lebih lanjut hal terkini dan terbaru di bidang Ilmu Penyakit Dalam - Terapi mutakhir hepatitis C - Peran asam amino parenteral pada Penyakit Ginjal Kronis - Aplikasi Guideline ESC 2017 pada tatalaksana gagal jantung - Tuberkulosis dengan penyerta DM dan HIV - Hipertensi, perspektif target atau pilihan obat - dan berbagai topik menarik lainnya Temukan solusi dari tantangan ke depan dokter Indonesia di ERA JKN dan MEA. Special price for internship doctor: 1 package for symposium and workshop Rp 1.250.000,00 ~ 10 registrations FREE 1 registration. Info lebih lanjut : Rosi (SMS, Telpon, WA): 081297578260 Email: konkerpapdi2017@gmail.com Download brosur: https://intip.in/knkrpapdi

Monday, June 12, 2017

TUGAS PK LPDP : RESUME STAND UP COMEDY

RESUME STAND UP COMEDY KELOMPOK JONG BATAKS BOND Kegiatan Stand Up Comedy dilakukan pada hari Selasa, tanggal 27 Oktober 2015, pukul 14.00 – 15.15. Kegiatan ini dipandu oleh MC Sdr. Pratiwi dan Sdr. Riza. Dalam kegiatan ini, satu orang perwakilan dari setiap kelompok akan maju dan berusaha melucu untuk membuat peserat lain tertawa. Sebelum stand up comedy dimulai, dilakukan ice breaking dengan mengamati jumlah benda-benda di sekitar ruangan. Kegiatan ini dimulai dengan pembacaan aturan oleh Sdr. Joy, PIC Stand Up Comedy. Urutan penampilan dipilih secara acak dengan waktu maksimal 8 menit per kelompok. Peraturan substansi Stand Up Comedy antara lain tidak mengandung unsur SARA, pornografi, atau bullying, dan harus membuat penonton tertawa. Resume substansi Stand Up Comedy masing-masing kelompok adalah sebagai berikut. Jong Islamieten Bond (Perwakilan: Hafid) Menceritakan pengalaman mengikuti tes LPDP, terutama tes TBCyang dilakukan saat puasa, di mana petugasnya menerima dahak dengan sikap jijik. Sebelum interview, peserta membaca blog sebagai bahan referensi, namun pada akhirnya tidak ada bahan yang keluar.Sdr. Hafid mengusulkan tugas pra-PK tambahan, yaitu PK 45 wanna be, karena melihat banyaknya anggota PK 45 yang berbakat dan mirip dengan artis, antara lain Ustad Maulana, Badai Kerispatih, VJ MTV (Alex A., Jimmy Aditya), Bruce Lee. Jong Java (Perwakilan: Hijjaz) Menceritakan suka duka menjadi wakil ketua pra PK dan keinginan mengetahui seberapa galaknya PIC PK. Saat disuruh berkumpul untuk rapat pengurus, Sdr. Hijjaz yang rumahnya di Bogor, menuju lokasi dengan menggunakan kereta. Namun sialnya, Sdr. Hijjaz terlewat satu stasiun sehingga terpaksa menggunakan ojek untuk ke kantor LPDP. Banyak tugas pra PK yang harus dikerjakan di tengah kesibukan kerja. Sebagai wakil ketua, tugas beliau adalah mengecek apakah tugas para peserta lain sudah beres semua. Menurut beliau, tugas-tugas pra PK walaupun berat, namun memiliki manfaat yang sangat besar. Jong Bataks Bond (Perwakilan: Willy) Menceritakan kehidupan di Jailolo, Maluku Utara, di mana masyarakatnya terbiasa berbicara cepat. Sdr. Willy menceritakan tentang stand up comedy khas Indonesia Timur, yang disebut mob. Beliau mengibaratkan suatu lomba lari di mana pesertanya terdiri dari orang Solo, Madura, Ambon, dan Batak, di mana orang Ambon menjadi pemenangnya karena berbicaranya saja sudah cepat. Cerita berikutnya tentang 3 orang laki-laki dari suku Ternate, Manado, dan Papua yang sedang naik kapal bersama dan bercerita tentang ikan hasil tangkapannya, di mana ikan yang paling besar adalah milik orang Ternate. Cerita yang terakhir tentang 3 orang perempuan suku Ternate, Manado, dan Makassar yang sedang naik pesawat dan pesawatnya mau jatuh. Orang Makassar berdandan agar tampak cantik dan ditolong duluan oleh tim SAR. Orang Manado memakai rok mini agar tampak seksi dan ditolong duluan oleh tim SAR. Orang Ternate hanya membuka baju dengan alasan tim SAR akan mencari “black box” duluan. Jong Celebes (Perwakilan: Alam) Menceritakan teman yang mengatakan tidak mau makan, namun malah mengambil makanan banyak sekali, menunjukkan pikiran dan produk yang tidak sesuai. Sdr. Alam juga menceritakan rasa senangnya karena lagu angkatan dan beat box-nya dipuji angkatan lain, walaupun terutama vokalisnya yang mendapat pujian. Cerita berikutnya tentang buku “Willpower Instinct” yang menyatakan bahwa kebiasaan diatur oleh korteks prefrontal. Peserta LPDP di-brainwash oleh panitia sehingga kebiasaan saat PK akan terbawa sampai saat kuliah di luar negeri. Sdr. Alam menyatakan bahwa ada 3 cara orang berkenalan, yaitu melihat name tag, melihat detail dari atas ke bawah, dan melihat fokus pada mata. Jong Ambon (Perwakilan: Kristian) Menceritakan pengalaman mendaftar LPDP mulai dari sesi wawancara dan LGD, di mana peserta saling membantu, bukan menjatuhkan. Sdr. Kristian sempat bingung memlih universitas. Awalnya beliau memilih Australian National University (disingkat: ANU), kemudian berubah Arizona State University (disingkat: ASU), berubah lagi Utah University (bahasa Sunda: muntah), kemudian ganti Monash University, dan akhirnya memilih ITB. Orang tuanya takut beliau akan mengalami kuper (kurang persiapan), kudis (kurang disiplin), dan kurap (kurang rapi) saat menempuh pendidikan. Jong Sumatranen Bond (Perwakilan: Dinar) Menceritakan saat pra PK beliau sering dikira perempuan. Penelitian menunjukkan 60% peserta marah-marah saat mengerjakan tugas pra PK, 30% peserta mengerjakan tugas PK sambil marah-marah, dan 10% dimarahi istri karena mengerjakan tugas sampai terlalu malam. Cerita berikutnya adalah kesulitan mencari jajanan nusantara kembang goyang di pasar, bahkan lebih sulit daripada mencari kembang desa. Cerita yang terakhir tentang penutupan PK 45 yang mengundang komunitas kandang sapi, padahal anak gembalanya ada di PK sebelah. Setelah penampilan semua kelompok dilakukan peniliaian stand up comedy oleh kelompok lainnya dan kemudian hasilnya dikumpulkan ke panitia.