Linkbucks

Wednesday, December 29, 2010

HIV-Associated Dementia (HAD)

Batasan
HAD ditandai dengan penurunan progresif fungsi esensial CNS, seperti kognisi, kontrol metabolik, dan perilaku yang dipicu oleh infeksi HIV (Minagar, 2008).

Patofisiologi
Disfungsi dan apoptosis neuron pada HAD disebabkan oleh protein-protein neurotoksik yang dihasilkan oleh virus dan sitokin-sitokin yang berperan dalam inflamasi (MInagar, 2008)..

Gejala klinis (Samuels, 2010)
1. Gangguan kognitif
a. Mudah lupa
b. Sulit berkonsentrasi
c. Bingung
d. Lambat berpikir
2. Gangguan motorik
a. Gangguan keseimbangan
b. Tungkai terasa lemah
3. Gangguan perilaku
a. Apati dan penarikan sosial
b. Depresi
c. Mudah tersinggung
d. Psikosis, mania

Diagnosa
1. Anamnesa (Samuels, 2010): gejala klinis meliputi gangguan kognitif, motorik, dan perilaku.
2. Pemeriksaan neurologi
a. Gangguan fungsi luhur yang berkaitan dengan perhatian dan konsentrasi, kecepatan pengolahan informasi, dan visuospasial (Samuels, 2010).
b. Gangguan motorik yang meliputi (Minagar, 2008):
i. perlambatan gerakan volunter
ii. gejala pyramidal
1. parese UMN
2. peningkatan tonus
3. spastisitas
4. hiperrefleksi
5. penurunan gait
iii. gejala ekstra pyramidal
1. penurunan koordinasi
2. ataksia
3. gangguan gerakan motorik halus
4. tremor
5. gangguan gerakan mata halus
6. penurunan frekuensi berkedip
7. pendataran ekspresi wajah
8. nistagmus
iv. frontal release sign (misalnya reflek snout)
3. Neuroimaging (Minagar, 2008)
a. atrofi regio kaudatus
b. atrofi otak umum dengan hilangnya gray matter serta pelebaran sulci dan sistem ventrikel
c. CT scan: kalsifikasi basal ganglia
d. MRI: sinyal hiperintens pada T2-weighted subkorteks white matter tanpa efek massa dan penyerapan kontras
4. Pemeriksaan Laboratorium (Minagar, 2008)
a. Pemeriksaan darah
i. HIV ELISA
ii. HIV western blot
iii. CD4+ count
iv. Viral load
v. Imunofenotip selular CD14+/CD16+ dan CD14+/CD19+
b. Pemeriksaan CSF
i. Marker virus (viral load CSF)
ii. Marker host (CCL2/MCP1, β2-Microglobulin, Neopterin, TNFα, Fas dan FasL,

Diagnosa diferensial
Dementia karena penyebab lain (Samuels, 2010):
1. Neurodegeneratif
a. Alzheimer disease
b. Dementia frontotemporal
c. Dementia dengan Lewy bodies
d. Huntington disease
e. Corticobasal degeneration
f. Progressive supranuclear palsy
g. Multisystem atrophy
h. Argyrophilic grain disease
i. Wilson disease
j. Hallervorden-Spartz disease
k. Mitochondrial disease
l. Kufs disease
m. Metachromatic leukodystrophy
n. Adrenoleukodystrophy
2. Inflamasi/infeksi
a. Multiple sclerosis
b. Sifilis
c. Lyme disease
d. Creutzfeldt-Jakod disease
e. Vaskulitis CNS primer
f. Vaskulitis sekunder karena penyakit autoimun (misalnya SLE)
g. Sarcoid
h. Meningitis kronis (misalnya TB, kriptokokus)
i. Ensefalitis viral (misalnya HSV)
j. Whipple disease
k. Systemic Lupus Erythematosus
l. Sjogren syndrome
3. Vaskular
a. Dementa vascular
b. Hipoksik/iskemik injuri
c. Post-CABG
d. CADASIL (cerebral autosomal dominant arteriopathy with subcortical infarcts and leukoencephalopathy)
4. Metabolik/toksin
a. Hipotiroidisme
b. Defisiensi vitamin B12
c. Defisiensi tiamin (Wernicke-Korsakoff)
d. Defisiensi niacin (pellagra)
e. Defisiensi vitamin E
f. Dementia uremia/dialysis
g. Addison/Cushing disease
h. Chronic hepatic encephalopathy
i. Paparan logam berat
j. Paparan alkohol
5. Neoplastik
a. Tumor (tergantung lokasi)
b. Paraneoplastic limb encephalitis (anti-Hu)
c. Sekuela radiasi otak akut dan kronik (ensefalopati akut dan subakut, radiation necrosis, diffuse late brain injury)
d. Kemoterapi
e. Lymphomatoid granulomatosis

Tata laksana (Srivastava, 2009)
1. Highly Active Anti-Retroviral Therapy (HAART)
2. Nutrisi (antioksidan, misalnya vitamin E, selenium)
3. Konsultasi psikiatri
4. Konsultasi rehabilitasi medik untuk mengoptimalkan kapasitas fungsional.

Referensi
Minagar, A. 2008. NeuroAIDS: Characteristics and Diagnosis of the Neurological Complications of AIDS. Molecular Diagnosis & Therapy 12(1): pp 25-43.
Samuels, M.A., Ropper, A.H. 2010. Samuel's Manual of Neurologic Therapeutics. 8th ed. Philadelphia: Lippincott William & Wilkins. pp. 436, 555-556.
Srivastava, S.S., Varpetian, A. 2009. Dementia Due to HIV Disease: Treatment & Medication. http://emedicine.medscape.com/article/292225-treatment.

No comments:

Post a Comment